Perdagangan elektronik (e-dagang) atau electronic commerce (e-commerce) terus mengalami perkembangan di Tanah Air. Menurut data yang dil...
Perdagangan elektronik (e-dagang) atau electronic commerce (e-commerce) terus mengalami perkembangan di Tanah Air. Menurut data yang dilansir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). pada tahun 2020 diperkirakan nilai transaksi e-commerce di Indonesia akan mencapai 130 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp 1.700 triliun.
Prospek yang cerah ini membuat banyak perusahaan dunia rnulai menginvestasikan banyak sumber dayanya untuk masuk ke dunia online. Meskipun demikian. perubahan model bisnis ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada begitu banyak kendala dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) di tahun 2017. antara lain ditemukan fakta bahwa 20% perusahaan retail mengaku mengalami kesulitan saat beralih sistem. Selain itu. ada 10% yang mengalami kekurangan tenaga ahli. CEO eCommerce Hadi Kuncoro mengatakan. industri konvensional harus mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk masuk ke digital.
"Kuncinya, retailer harus mengetahul bagaimana mengintegrasikan multi channel yang tepat, baik secara online maupun offline." kata Hadi dalam acara diskusi E-Commerce yang diadakan oleh Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) dan Dyandra di Scenic Res to & Lounge Sahid Sudirman, Jakarta. Selain Hadi Kuncoro dan Ketua Umum idEA.Aulia Marinto. diskusi ini menghadirkan Lisa Widodo. Head of Operations and Product Management Blibli.com. serta perwakilan dari PwC. Menurut dia. harus ada kerja sama yang terpadu antara brand dengan perusahaan yang sudah berpengalaman dl e-commerce.
Masih banyak lagi peluang dan tantangan industri e-commerce di masa depan. Beberapa di antaranya seperti bagaimana mengelola big data yang dimiliki, bagaimana memperoleh konsumen yang loyal di bisnis online, hingga bagaimana menangani logistik dan pengadaan jlka lalu lintas barang makin padat di semua daerah dan negara. Semua hal tersebut akan diperdalam dan dibahas lebih tuntas dalain salah satu pilar Indonesia E-commerce Summit. & Expo (IESE) 2017 yang akan diselenggarakan pada 9-11 Mei 2017 di ICE BSD Tangerang.(wk)
Prospek yang cerah ini membuat banyak perusahaan dunia rnulai menginvestasikan banyak sumber dayanya untuk masuk ke dunia online. Meskipun demikian. perubahan model bisnis ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada begitu banyak kendala dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) di tahun 2017. antara lain ditemukan fakta bahwa 20% perusahaan retail mengaku mengalami kesulitan saat beralih sistem. Selain itu. ada 10% yang mengalami kekurangan tenaga ahli. CEO eCommerce Hadi Kuncoro mengatakan. industri konvensional harus mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk masuk ke digital.
"Kuncinya, retailer harus mengetahul bagaimana mengintegrasikan multi channel yang tepat, baik secara online maupun offline." kata Hadi dalam acara diskusi E-Commerce yang diadakan oleh Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) dan Dyandra di Scenic Res to & Lounge Sahid Sudirman, Jakarta. Selain Hadi Kuncoro dan Ketua Umum idEA.Aulia Marinto. diskusi ini menghadirkan Lisa Widodo. Head of Operations and Product Management Blibli.com. serta perwakilan dari PwC. Menurut dia. harus ada kerja sama yang terpadu antara brand dengan perusahaan yang sudah berpengalaman dl e-commerce.
"Jadi. bukan sekadar jualan di online, tapi harus juga memperhatikan aspek lain seperti akses yang mudah dijangkau serta keunikan yang berbeda dibanding berjualan secara konvensional." kata Lisa.
Masih banyak lagi peluang dan tantangan industri e-commerce di masa depan. Beberapa di antaranya seperti bagaimana mengelola big data yang dimiliki, bagaimana memperoleh konsumen yang loyal di bisnis online, hingga bagaimana menangani logistik dan pengadaan jlka lalu lintas barang makin padat di semua daerah dan negara. Semua hal tersebut akan diperdalam dan dibahas lebih tuntas dalain salah satu pilar Indonesia E-commerce Summit. & Expo (IESE) 2017 yang akan diselenggarakan pada 9-11 Mei 2017 di ICE BSD Tangerang.(wk)
