Danatunai.net - Langkah penghentian reklamasi di teluk Jakarta tidak mengganggu dan berdampak buruk pada investasi di tanah air! Tindak...
Walhi dengan tegas menolak adanya reklamasi di teluk Jakarta yang dapat merusak lingkungan hidup dan tatanan masyarakat hanya dengan alasan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan dan demi kepentingan segelintir orang. Reklamasi pun bukan solusi untuk memperbaiki teluk dan pinggiran pantai paparnya kembali sambil membandingkan lemahnya hukum di Indonesia yang tidak peduli terhadap lingkungan hidup.
Apa itu reklamasi?
Reklamasi adalah proses pengurugan kawasan air (laut, sungai, danau) hingga menjadi daratan baru. dengan harga jual tanah yang meningkat terus, maka daratan baru ini mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Kabarnya reklamasi ini merupakan mega proyek terbesar di dunia yang terbagi menjadi 17 pulau yang luasnya mencapai 5.152 hektar atau 51.520.000 meter persegi. Berarti lebih luas dari wilayah Jakarta Pusat yang hanya mempunyai luas 48 juta meter persegi.Profesor Gunawan Tjahjono (Guru besar Arsitektur dan pengajar mata ajaran Kota dan Perkembangannya di Indonesia, Universitas Indonesia) bahkan mempertanyakan reklamasi sebenarnya untuk siapa. Dan selalu pihak penguasa berdalih dengan alasan seperti mengatasi banjir, kekurangan lahan hijau kota, dan hunian, serta penyediaan air baku menjadi alasan umum untuk melegalkan adanya reklamasi ini.
Jadi apakah reklamasi akan berdampak investasi dunia usaha?
